Firman Allah Subhanahu
wa ta’alaa di atas telah memerintahkan dengan jelas kepada Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang tengah tidur untuk melakukan sholat malam
atau sholat tahajud. Dan perintah yang diberikan kepada Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam tersebut bukanlah perintah yang dikhususkan hanya kepada
beliau saja, melainkan juga kepada seluruh umat beliau. Namun pada
kenyataannya, betapa sedikit sekali umat muslim yang dapat berdiri dan
mengistiqomahkan sholat tahajud ini.
Dari Jabir ra, ia
barkata, “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. bersabda,
“Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim
dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat,
pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR.
Muslim dan Ahmad)
Sholat tahajud
merupakan salah satu bentuk komunikasi dengan Allah Subhanahu wa ta’alaa yang
paling efektif. Karena sholat tahajud dilakukan manakala kebanyakan makhluk
Allah Subhanahu wa ta’alaa sedang tertidur lelap. Masa yang penuh dengan
kesunyian dan ketenangan akan membantu kita untuk lebih khusyuk bermunajat
kepada Allah.
Seorang muslim yang
senantiasa mendawamkan sholat tahajud, insya Allah akan selalu dicintai oleh
Allah swt. Barang siapa mendawamkan sholat tahajud maka Allah Subhanahu wa
ta’alaa akan menjaminnya dengan kehidupan di syurga kelak.
Dari Abdullah bin
Salam, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai manusia,
sebarkanlah salam, berikanlah makanan, dan sholat malamlah pada waktu orang-orang
tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Imam Tirmidzi)
Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam telah bersabda yang artinya,“Lazimkan dirimu untuk shalat
malam karena hal itu tradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada
Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad)
Allah Subhanahu wa
ta’alaa akan senantiasa memberikan kemuliaan kepada umatnya yang khusyuk dan
kontinyu dalam mengamalkan sholat sunnah tahajud. Dari Sahal bin Sa’ad ra., ia
berkata, “Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah saw lalu berkata, ‘Wahai
Muhamad, hiduplah sebebas-bebasnya, akhirnya pun kamu akan mati. Berbuatlah
semaumu, pasti akan dapat balasan. Cintailah orang yang engkau mau, pasti kamu
akan berpisah. Kemuliaan orang mukmin dapat diraih dengan melakukan shalat
malam, dan harga dirinya dapat ditemukan dengan tidak minta tolong orang
lain.’”
Rasululah Shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda, “Seluruh manusia dikumpulkan di tanah lapang pada
hari kiamat. Tiba-tiba ada panggilan dikumandangkan dimana orang yang
meninggalkan tempat tidurnya, maka berdirilah mereka jumlahnya sangat sedikit,
lalu masuk surga tanpa hisab. Baru kemudiaan seluruh manusia diperintah untuk
diperiksa.”
Setelah melihat
hebatnya kedudukan dan keutamaan mendawamkan sholat tahajud di atas, maka sudah
sepatutnyalah bagi kita semua untuk senantiasa berlomba-lomba mendapatkan
fadhilah dari sholat tahjud tersebut.
Berikut kami sekelumit
suguhkan tips yang insya Allah akan membantu kita agar lebih mudah untuk bangun
di sepertiga malam dan melaksanakan sholat sunnah tahajud.
1. Biasakan tidur di
awal waktu, jangan bergadang untuk hal-hal yang tidak penting, yang akhirnya
hanya akan membuat mata kita terlampau lelah dan mengantuk untuk bangun di sepertiga
malam.
2. Bersungguh-sungguh
mengamalkan adab-adab sebelum tidur. Biasakan berwudhu, sholat sunnah,
berdzikir dan berdoa sebelum tidur. Jangan tidur dalam keadaan berhadats
(terutama hadats besar), karena hal ini akan menimbulkan kemalasan di waktu bangun
malam.
3. Janganlah paranoid
dan menganggap bahwa bangun di sepertiga malam untuk melakukan sholat tahajud
itu sebagai pekerjaan yang berat. Karena pemikiran semacam itu akan berpengaruh
pada niat dan kekuatan kita untuk merealisasikan niat tersebut (dapat
melemahkan niat dan tekad untuk melakukan sholat tahajud).
4. Senantiasa menjaga
keikhlasan ketika berniat untuk bangun malam dan melakukan sholat tahjud.
Dengan niat yang ikhlas, insya Allah akan meringankan pekerjaan yang semula
tampak berat.
5. Cobalah untuk
mengenali dan menyesuaikan waktu tidur masing-masing. Bila kita telah tahu
berapakah standar waktu tidur kita masing-masing, maka kita akan dapat
menentukan jam berapakah kita harus mulai tidur, sehingga kita akan bangun
tepat di sepertiga malam. Jika memang ada tugas yang harus diselesaikan dan
dibawa pada hari esok, lebih baik dikerjakan selepas melaksanakan sholat
tahajud, jangan dikerjakan pada waktu malam (sebelum tidur) yang memakan waktu
hingga larut malam dan akhirnya akan membuat kita tidak dapat bangun di
sepertiga malam (kesiangan).
6. Jika memang
memungkinkan, jangan lupa untuk melakukan tidur siang. Dengan tidur siang,
insya Allah akan membuat kita lebih kuat untuk bangun di sepertiga malam dan
melakukan sholat sunnah tahajud.
7. Jangan lupa untuk
senantiasa memasang alarm, dan letakkan alarm tersebut di tempat yang jauh dari
jangkauan tangan namun tetap dapat terdengar dengan jelas (keras) oleh telinga.
Dengan demikian, mau atau tidak mau kita akan bangkit dari tempat tidur untuk
mematikannya manakala alarm tersebut berbunyi.
8. Anda juga dapat
menggunakan program tahajud missedcalldengan teman-teman anda. Buatlah jadwal
berkelanjutan yang telah disepakati bersama untuk mengatur siapa-siapa yang
mendapatkan jatah untuk membangunkan.
9. Programlah aktivitas
siang hari anda dengan seefisien dan seefektif mungkin, sehingga anda tidak
terlalu kelelahan untuk bangun di sepertiga malam untuk melakukan sholat tahajud.
Hindari kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting, yang akan menguras
stamina anda.
10. Tanamkanlah
kesadaran bahwa anda memiliki kebutuhan jasmani dan ruhani yang harus anda
penuhi keduanya dengan seimbang, tidak berat sebelah.
11. Motivasi diri anda
untuk bangun malam dengan cara mempelajari dan mengingat betapa besar
keutamaan-keutamaan yang terdapat di dalam sholat tahajud.
12. Tanamkan rasa rindu
untuk senantiasa bernunajat dan berkhalwat dengan Allah Subhanahu wa ta’alaa.
13. Hindari maksiat.
Karena, maksiat adalah sumber lemahnya kadar iman dan ibadah kita kepada Allah
Subhanahu wa ta’alaa. Dalam hal ini Sufyan Ats-Tsauri telah menuturkan
pengalamannya, “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan
disebabkan satu dosa yang aku lakukan.”.
14. Janganlah makan
malam terlampau kenyang, karena perut yang kenyang akan memberikan efek
mengantuk dan malas.
15. Jika anda telah
berkeluarga, anda dapat membuat kesepakatan dengan anak dan isteri berupa
program sholat tahajud berjamaah, misalnya setiap tiga kali dalam sepekan
keluarga wajib melakukan sholat tahajud secara berjamaah.
16. Jangan lupa untuk
senantiasa berdoa dan memohon kepada Allah Subhanahu wa ta’alaa agar diberikan
kemudahan untuk bangun malam dan melakukan sholat tahajud dengan ikhlas dan
khusyuk.
17. Untuk memantapkan
kedisiplinan diri, anda pun dapat melakukan program “self-punishment” bagi diri
anda sendiri, manakala kesiangan atau lupa tidak melaksanakan sholat tahajud.
Tentunya, “self-punishment” ini haruslah bersifat mendidik dan tidak terlalu
keras. Ketika lupa atau kesiangan sehingga tidak melakukan sholat tahajud, maka
anda dapat menghukum diri anda misalnya harus membaca Al Quran sebanyak 2 juz
di hari esoknya. 2 juz tersebut dapat anda baca per lima lembar setiap setelah
melakukan sholat fardhu.
Demikianlah artikel
sederhana mengenai keutamaan sholat tahajud dan tips mempermudah bangun malam
untuk melakukan sholat tahajud ini.
Perlu diketahui, bahwa
tips dan keutamaan sholat tahajud dalam artikel ini bukanlah bukanlah sebuah
harga mati. Karena sesungguhnya, masih sangat banyak lagi keutamaan-keutamaan
yang terkandung di dalam sholat sunnah tahajud ini. Dan tentunya masih sangat
banyak pula tips-tips yang dapat digunakan untuk memudahkan kita agar dapat bangun
malam dan melakukan sholat sunnah tahajud.
Rasulullah saw telah
bersabda di dalam haditsnya yang artinya,“Sesungguhnya amal perbuatan itu harus
dengan niat, dan setiap orang itu tergantung pada niatnya.” (Muttafaq Alaih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar